Gejala Leukemia Pada Anak

Leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak, seperti apa gejalanya??

Secara umum kanker dibagi dua kelompok besar, yaitu kanker dalam bentuk cair dan padat. Kanker dalam bentuk cair adalah kanker darah atau dikenal dengan sebutan leukemia. Bentuk padat dapat terjadi pada semua organ di dalam tubuh manusia, seperti di otak, mata, hati, ginjal dan lain sebagainya.

PENYEBAB DAN GEJALA LEUKEMIA PADA ANAK

Leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai poada anak-anak. “ Tempat Kejadian Perkara” dari leukemia ad di sumsum tulang. Sumsum tulang merupakan pabrik dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit). Untuk memudahka ini , kita ibaratakan sumsum tulang dengan suata kawasan industri Permasalahan mulai timbul saat “karyawan” di pabrik leukosit berdemonstrasi secara anarkis. Mereka melarang pabrik berproduksi. Akibatnya kadar leukosit di dalam darah menjadi rendah. Tidak puas di pabrik sendiri, mereka ke pbarik eritrosit dan trombosit, dan melarang kedua pabrik tersebut untuk berproduksi. Akibatnya, kadar eritrosit dan trombosit di dalam darah menjadi rendah. Tidak puas berdemonstrasidi kawasan industri, para “karyawan” tersebut keluar menyebar kemana-mana, seperti ke otak, gusi, kulit, tulang, hati , limpa dan testis.

Karena kadar eritrosit di dalam darah rendah, maka akan terlihat pucat. Selain itu, anak sering mengalami demam yang tidak diketahui penyebabnya akibat kadar leukosit di dalam darah rendah juga perdarahan, seperti perdarahan kulit, gusi atau mimisan akibat kadar trombosit di dalam darah rendah. Ketiga atau paling tidak dua dari tiga gejala ini dapat terlihat pada seorang anak yang dicurigai terkena leukemia. Selain itu gejala lainnya akibat penyebaran sel kanker ke organ-organ lainnya di dalam tubuh adalag kejang, pembengkakan gusi, nyeri tulang, perut terlihat membesar dan testis yang terlihat membesar dan keras.

Gambar : Mimisan pada anak dapat dijadikan salah bentuk dari gejala leukemia pada anak

Leukemia merupakan kanker di jaringan tubuh pembuat sel-sel darah , yakni sumsum tulang dan kelenjar getah bening. Kanker leukemia ini menyebabkan pembentukan sejumlah besar sel-sel darah (umumnya sel darah putih) yang tidak normal. Jumlah sel darah abnormal ini jauh melampaui produksi sel-sel darah putih yang sehat, sel darah merah dan keping darah sehingga jumlah ketiga sel darah terakhir menurun dan terdesak dari sumsum tulang.

Berkurangnya sel darah putih yang normal menyebabkan kemampuan tubuh melawan penyakit pun menurun sehingga anak menjadi demam. Berkurangnya sel darah merah menyebabkan sel-sel tubuh kurang cukup menerima oksigen dan makanan sehingga anak menjadi pucat dan lemas. Sedangkan berkurangnya keping darah (platelet) membuat proses pembekuan darah menjadi kurang efektif sehingga darah sulit berhenti.

Gejala awal yang sering muncul pada anak yang kena leukemia adalah pucat yang tidak hilang-hilang serta lemas. Ini akibat terdesak dan menurunnya jumlah sel darah merah (ditandi turunnya hemoglobin). Karena darah putih juga terdesak, penderita leukemia jadi mudah mengalami infeksi sehingga sering demam. Gejala ini mirip dengan penyakit infeksi pada umumnya. Namun apabila dilakukan pemeriksaan hempglobin, hemoglobin anak sangat rendah.

Sementara itu, kadar sel darah putih meningkat menjadi 40.000. Padahal normalnya jumlah sel darah putih anak mencapai 15.000. itu pun pada kondisi saat mereka terkena infeksi. Jumlah trombosit yakni keping darah atau platelet yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari perdarahan serta menjaga integritas pembuluh darah juga menurun sehingga mudah terjadi perdarahan.

Gejala leukemia anak lainnya yang khas dan mudah diketahui adalah anak mengalami nyeri-nyeri pada tulang seperti pada orang yang kena influenza. Sebabnya, sel-sel darah yang kena leukemia itu masuk ke dalam perios-selaput antara tulang dan otot sehingga anak merasa ngilu-ngilu.

SEGERA KE DOKTER

Jika kita sebagai orangtua melihat hal-hal tersebut diatas, segera bawa anak kita ke dokter. Semakin dini dan cepat seorang anak yang terkena kanker ditangani, semakin besar kemungkinan untuk dapat disembuhkan. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mewaspadai gejala kanker pada anak, khususnya leukemia.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Leukemia and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>