Gejala Leukemia

Gejala LeukemiaLeukemia ialah sel kanker yang ditemukan di bagian sel darah tubuh. ditemukan sel darah yang tidak normal akan dialami di saat penyakit leukemia dialami jika menderita penyakit leukemia. Penyakit leukemia di sebabkan ada sel kanker di bagian darah dan juga organ tubuh yang merupakan penghasil darah. karena di sebabkan oleh sumsum tulang terdapat sel yang tidak normal sehingga sumsum tulang menghasilkan sel darah yang tidak normal.

Diawali dengan mutasi sel pada bagian sumsum tulang belakang yang lama kelamaan akan merusak organ tersebut namun akan menyebabkan penurunan fungsinya terlebih dahulu. Penurunan fungsi organ tubuh bisa dialami secara perlahan lahan dan salah satunya dengan menghasilkan sel darah putih yang tidak normal maka dari itu jika menderita penyakit leukemia pasti akan memeriksakan sel darah di dalam tubuh pada awalnya untuk mengetahui kondisi sel darah yang di miliki. Produksi sel darah putih yang normal akan di kalahi dengan sel darah yang tidak normal.

gejala leukemia

gejala leukemia

Karena kalah jumlah dengan sel darah yang tidak normal akibat dari darah yang tidak normal tidak dapat mati seperti sel darah yang normal maka dari itu jumlahnya akan semakin banyak dan sel darah putih yang normal akan semakin jumlahnya sehingga tidak dapat menjaga keseimbangan kesehatan tubuh.

kondisi tersebut bisa dialami karena di sebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satu faktor yang bisa menyebabkan penyakit leukemia yaitu faktor penyakit. Ada faktor penyakit yang bisa dialami oleh tubuh dan menyebabkan penyakit leukemia, seperti penyakit keturunan keluarga kelainan darah bisa mengakibatkan penyakit leukemia.

Kelainan darah memang bukan jenis penyakit yang banyak dialami tetapi penyakit tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit leukemia. Selain kelainan darah, penyakit leukemia juga bisa di picu oleh kelahiran anak autis yang kondisinya ada gangguan di otak. Sehingga penyakit penyakit tersebut harus di waspadai agar tidak akan menyebabkan penyakit leukemia. Benzena jenis paparan racun yang dapat menyebabkan penyakit leukemia juga jika terkena cukup banyak dan sering.

Gejala Leukemia

Leukemia akan menimbulkan gangguan kesehatan tubuh dan ada masih ada penyebab penyakit leukemia juga yang akan dialami. kemoterapi akan bisa di miliki juga karena di sebabkan oleh kondisi tubuh yang terkena radiasi.

Tubuh yang banyak dan sering terkena radiasi bisa mengalami kerusakan di salah satu organ tubuh. jika bagian sumsum tulang yang terkena radiasi maka bisa menyebabkan leukemia, karena sumsum tulang bisa menyebabkan gangguan kesehatan tubuh karena akan menghasilkan sel darah yang tidak seperti biasanya oleh sebab itu penyakit leukemia akan dialami. penyakit leukemia bisa dialami juga akibat dari radiasi radioterapi atau pun kemoterapi yang akan memberikan radiasi pada tubuh juga.

Gejala leukemia bisa dialami apabila sel kanker di dalam tubuh mulai berkembang, karena di sebabkan ada tahapan kanker di dalam tubuh yang berkembang secara perlahan lahan. Tahapan dari 0 hingga 4 bisa dialami pada kasus penyakit leukemia, maka dari itu gejala leukemia juga akan secara perlahan lahan akan dialami. gejala leukemia yang akan dialami bisa seperti di bawah ini :

  • Gejala leukemia bisa menyebabkan kelenjar getah bening akan membengkak. Pembengkakan di kelenjar getah bening bukan hanya dialami pada saat infeksi saja tetapi juga pada saat leukemia. Namun, banyak orang yang belum menyadarinya di saat gejala leukemia hanya pembengkakan kelenjar karena seperti gejala penyakit biasa.
  • Gejala leukemia akan menyebabkan infeksi, infeksi pada tubuh pasti akan dialami jika mengalami leukemia karena di sebabkan oleh bagian tubuh yang melindungi dari infeksi tidak lagi di miliki atau tidak bisa berfungsi dengan baik oleh sebab itu leukemia akan menyebabkan badan akan mudah terserang virus atau bakteri yang akan menginefeksinya.
  • Karena di saat mengalami leukemia akan sering terjadi infeksi secara terus menerus, maka dari itu gejala leukemia juga bisa menyebabkan bagian demam juga. reaksi dari infeksi akan demam dan juga pembengkakan kelenjar getah bening oleh sebab itu tidak heran apabila gejala leukemia akan menyebabkan demam dan kelenjar getah bening membengkak.
  • Mimisan, dan juga memar di tubuh akan sering terjadi juga selain demam, karena pendarahan dan memar pada tubuh akan lebih sering terjadi pada kondisi darah yang terdapat sel kanker, maka dari itu tubuh juga akan lebih terasa lemas dan lemah di bandingkan di kondisi normal.
  • Pembengkakan tidak hanya akan dialami pada kelenjar getah bening saja tetapi juga bisa dialami pada organ dalam yang penting seperti pankreas atau pun hati. Jika kondisi tersebut terjadi maka akan menyebabkan perut membesar karena terjadi pembengkakan di organ dalamnya.
  • Berat bada akan lebih ringan karena gejala leukemia akan menyebabkan berat badan bisa turun juga akibat dari leukemia.

Jika sudah mencapai tahap gejala leukemia maka sebaiknya menjalani pemeriksaan sehingga akan membantu menyembuhkan penyakit. Setelah langkah pemeriksaan maka langkah pengobatan, pengobatan herbal bisa di lakukan agar bisa membantu mengurangi sel kanker di dalam tubuh sehingga akan menurunkan gejala leukemia. Obat leukemia herbal dapat di gunakan untuk membantu menyembuhkan penyakit leukemia.

Gejala Leukemia

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Leukimia Stadium Awal

Gejala leukimia stadium awal – untuk mengobati penyakit leukimia sebaiknya lebih aman meminum ramuan alami yang terbuat dari daun sirsak. Cara mengolah daun sirsak ini sangat mudah dan gampang, yang hanya merebusnya, bagi daun yang telah di bersihkan. harus minum dengan rutin dan teratur, agar penyakit yang di alami dapat cepat sembuh dalam waktu yang tidak lama. pencegahan yang dapat kalian lakukan dengan hidup sehat. Penyebab leukimia atau kanker darah adalah faktor genetik, usia, lingkungan, asap rokok, kelainan darah, kemoterapi, radiasi dan pernah menjalankan pengobatan kanker darah.

Gejala Leukimia Stadium Awal

Gejala Leukimia Stadium Awal

Penyakit leukimia adalah penyakit yang terjadi pada bagian tubuh di mana sel darah putih akan makin banyak dan sumsum tulang  yang rusak. leukimia yang artinya sama dengan kanker darah ini, yang dapat menyebabkan kematian. Stadium awal dan akhir itulah yang bisa di alami pada penderita leukimia. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan tiap saat, agar tidak mudah mengalaminya. pada penderita leukimia ini memiliki ciri ciri atau gejalanya. Dan gejalanya akan kami jelaskan pada penjabaran yang paling bawah.

Gejala Leukimia Stadium Awal

Untuk mengetahui jelas tentang penyakit leukimia akan kami jelaskan lagi yang mengenai Gejala Leukimia Stadium Awal.

Mimisan atau pendarahan pada hidung merupakan masalah yang sering terjadi pada orang. kegiatan yang padat untuk di lakukan, yang menguras tenaga dengan mengakibatkan kelelahan yang begitu panjang dapat menyebabkan mimisan. Pemicu lainnya pun bisa karena Gejala Leukimia Stadium Awal. Mimisan ini dapat di obati atau di tangani dengan mudah yang menggunakan daun sirih. Gulung lah daun sirih ini dan masukkan ke dalam lubang hidung.

  • Muntah

Muntah yang di mana bagian isi dalam perut akan di keluarkan semua. Dan dari mulai anak anak hingga remaja bisa mengalaminya. Gejala Leukimia Stadium Awal pun akan mengalami hal ini jika muntah terus menerus terjadi.

  • Sakit kepala

Gejala Leukimia Stadium Awal adalah sakit kepala. Sakit kepala ini bisa terjadi pada siapa saja yang penyebabnya karena kurang tidur. sakit kepala ada yang terjadi hanya sebelah kanan, kiri, tengah dan belakang. Bila kepala yang sakit tidak diatasi dengan segera, maka terjadilah vertigo yang sama sama menyerang di bagian kepala.

Persesakan nafas akan membuat kita mengalami susah dalam mengambil nafas. bernafas itu penting sekali untuk kita semua, agar bisa hidup. Jenis penyakit yang gejalanya mengalami nafas yang sesak, yaitu asma dan jantung. bukan hanya ini saja yang dapat terjadi, tapi pada Gejala Leukimia Stadium Awal  pun akan terjadi sesak nafas.

kejadian seperti ini harus bisa di atasi atau di tangani dengan cepat. terjadi dengan cara tiba tiba, maka pengobatan yang paling tepat adalah menggunakan alat inhaler. Alat ini berbentuk seperti semprotan hidung yang di letakkan di mulut. Mendapatkannya juga mudah yang bisa di beli di bagian apotek terdekat. sering kali orang yang sesak nafas itu bisa kehilangan kesadaran atau sebut saja dengan pingsan.

  • Tubuh lemah

Tubuh yang lemas atau lemah ini di sebabkan oleh berbagai macam cara. kegiatan yang di lakukan dengan menyita waktu sehingga menjalankan istirahat sangat sulit untuk di lakukan. cara yang paling tepat untuk menyembuhkan masalah ini adalah dengan meminum vitamin yang mempunyai nilai kandungan untuk menambah stamina.

Atau juga bisa dengan cara beristirahat saja. 7 jam lah yang dapat kalian lakukan untuk mengatasi tubuh dengan kondisi seperti yang di atas. namun, bila penyakit ini terjadi yang tidak ada pemicunya, tergolong Gejala Leukimia Stadium Awal. Bukan hanya ini saja yang dapat di alami, tapi ada lainnya yang nantinya akan di jelaskan.

  • Nyeri tulang

Tulang merupakan penopang tubuh yang harus selalu di jaga. Bila tulang mengalami masalah, maka hal tersebut harus di tindak lanjuti dengan segera. Gejala Leukimia Stadium Awal sama yang akan terjadi kondisi serupa dengan pernyataan yang tertera di atas.

menjaga tulang itu bisa dengan cara berolahraga dan juga bisa dengan meminum vitamin K. Kegiatan seperti inilah yang harus di lakukan dengan baik dan benar, agar tulang tampa lebih kuat dan kokoh. Tulang ini bila tidak di jaga seperti tubuh luar kita akan mengalami penyakit. Yang penyakitnya itu bisa berupa kanker tulang, osteoporosis, osteoarthritis dan patah tulang.

  • Pendarahan pada gusi

Gusi yang terdapat pada gigi ini jika berdarah bisa di sebabkan oleh berbagai macam hal. Karena sikat gigi yang tidak sesuai dengan kontur mulut atau bisa juga dengan terlalu kencang menyikat. Hal inilah yang harus perlu penindakan dan membutuhkan vitamin yang tepat. Gejala Leukimia Stadium Awal pun bisa mengalami hal ini. jadi bagi kalian yang sudah terjadi, bersegeralah untuk membawanya ke dokter, agar dapat di lakukan pemeriksaan yang nantinya di obati lebih tepatnya lagi. Semua syaraf yang ada di kepala itu ada di daerah mulut. Jadi kalian harus menjaga daerah mulut dari mulai gigi dan sekitarnya.

Gejala Leukimia Stadium Awal

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Leukemia Kronis

Gejala Leukemia Kronis – Leukemia merupakan penyakit kanker darah yang juga bukan penyakit asing lagi, karena penderita leukemia tidak sedikit. penyakit leukemia memiliki usia jenis yaitu leukemia kronis dan juga akut. leukemia kronis merupakan leukemia yang tahapannya tidak terlalu cepat di bandingkan leukemia akut. leukemia kronis lebih lambat di bandingkan dengan leukemia akut dan bisa di katakan sebagai sel kanker yang jinak namun juga tidak bisa di abaikan juga. penyakit leukemia kronis juga sama keadaannya yaitu adanya sel kanker di sumsum tulang belakang.

Sel kanker di sumsum tulang belakang sudah pasti akan menyebabkan sumsum tulang belakang akan mengalami penurunan fungsinya sehingga kondisi seperti itu akan menyebabkan bagian tubuh yang lainnya juga bisa terganggu fungsinya karena sel darah yang mengalir ke seluruh tubuh. sel darah normalnya memiliki waktu atau masa hidup, namun jika sel darah yang tidak normal akan bertahan hidup lama dan tidak mati seperti sel darah yang normal dan kondisi tersebut yang akan menyebabkan jumlah sel darah tidak normal semakin banyak.

mimisann

Penyakit leukemia penyakit yang bisa dialami karena sumsum tulang belakang memiliki sel kanker. Dan kondisi seperti itu memiliki pemicu atau penyebabnya. Penyebab leukemia salah satunya karena radiasi, radiasi bisa menyebabkan penyakit leukemia atau menimbulkan sel kanker dengan cepat jika paparan radiasinya cukup banyak, namun apabila paparan radiasinya sedikit atau kecil maka kondisi seperti itu bisa menyebabkan penyakit kanker juga tetapi tidak secepat paparan radiasi yang besar. leukemia juga bukan hanya bisa terjadi akibat radiasi saja, tetapi juga bisa dialami karena di sebabkan oleh merokok, merokok banyak di gunakan oleh laki laki, sebagai mengisi waktu luang saja yang lama kelamaan terus di gunakan karena mengandung zat adiktif yang menyebabkan kecanduan pada tubuh. leukemia bisa dialami juga pada orang yang menderita penyakit down sindrom yang bisa terjadi sejak usia dini karena gangguan pada otak biasanya terjadi sejak di lahirkan. Bahan kimia juga bisa menyebabkan leukemia.

Gejala Leukemia Kronis

Leukemia kronis bisa dialami karena di sebabkan oleh bagian bahan kimia, bahan kimia yang menjadi penyebab leukemia apabila bahan kimia tersebut terhirup masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan bagian tubuh akan mengalami masalah pada fungsinya. leukemia kronis terjadi juga apabila memiliki faktor genetik, memiliki penyakit keturunan atau pun faktor genetik bisa menyebabkan penyakit leukemia juga sehingga lebih hati hati dan waspada apabila memiliki faktor genetik keturunan keluarga yang memiliki penyakit kanker. Penyakit kanker darah atau leukemia kronis memang tidak cepat pertumbuhannya namun tidak dapat di abaikan juga jika tidak ingin semakin parah.

Lakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mengetahui penyakit leukemia kronis. Namun sebelum melakukan tes dan pemeriksaan leukemia setelah gejala leukemia kronis dialami. gejala leukemia kronis akan menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan, seperti di bawah ini gejala leukemia kronis yang akan dialami :

  • Demam, demam respon tubuh dari infeksi, karena pada saat leukemia kronis akan menyebabkan jumlah sel darah putih yang semakin sedikit sehingga berbagai macam infeksi bisa saja dialami. maka dari itu gejala leukemia kronis akan menyebabkan demam juga.
  • Kelanjar membengkak, bukan hanya akan menyebabkan demam, namun gejala leukemia kronis juga bisa menyebabkan pembengkakan. Pembengkakan pada tahap awal ada di bagian leher yang merupakan bengkak kelenjar getah bening, yang di sebabkan oleh adanya infeksi. Dan untuk pembengkakan yang kedua berada di bagian perut, pembengkakan di perut biasanya terjadi apabila kondisi penyakit leukemia kronis sudah terlalu parah karena akan menyebabkan limfa membengkak. Maka dari itu gejala leukemia kronis akan ada pembengkakan.
  • Pendarahan, gejala leukemia kronis bisa menyebabkan pendarahan, pendarahan bisa berada di mulut atau lebih tepatnya di gusi, sehingga gusi berdarah bisa dialami atau juga bisa di hidung, sehingga gusi berdarah dan mimisan akan lebih sering terjadi pada saat gejala leukemia kronis.
  • Nyeri sendi, sendi juga akan nyeri atau pun pegal karena gejala leukemia kronis juga bisa menyebabkan persendian dan tulang akan ikut merasakan gejalanya.
  • Penurunan berat badan, penurunan berat badan bisa terjadi apabila penyakit kanker darah atau leukemia kronis karena memang ciri dan gejala leukemia kronis akan menyebabkan penurunan berat badan.

Apabila gejala leukemia kronis sudah dirasakan maka bisa melakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan untuk penyakit leukemia kronis ada banyak tahap, dari mulai tes fisik,  tes darah, biopsi dan masih banyak tes kesehatan lainnya yang harus dilakukan untuk mengetahui apakah benar adanya sel kanker ada di dalam tubuh dan menyebabkan leukemia. Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan bisa menjalani pengobatan untuk membunuh sel kanker di dalam tubuh. pengobatan bisa dilakukan cara medis atau bisa dengan menggunakan cara alami tradisional yang dapat menggunakan obat penyakit kanker seperti daun keladi tikus. Sehingga cara seperti itu akan membantu menyembuhkan penyakit leukemia. Pada saat pengobatan sebaiknya juga mengubah gaya hidup yang sehat, makan makanan yang sehat, istirahat yang cukup dan tidak stress akan memulihkan kesehatan lebih cepat.

Gejala Leukemia Kronis

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Kanker Darah Leukimia

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan mendengar penyakit leukemia. Ya benar, penyakit leukemia merupakan penyakit yang berhubungan dengan penurunan sel darah merah. Jenis penyakit leukemia ini merupakan penyakit yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih sendiri di produksi oleh sumsum tulang. Selain mengonsumsi sel darah putih, sumsum tulang ini juga memproduksi tiga dari tipe sel darah, sel darah putih, sel darah merah dan juga platelet.

Biasanya penyakit leukemia kanker darah muncul pada mereka yang masih kecil. Sel darah putih yang tidak normal mengalami perkembangan. Gejala kanker darah leukemia biasanya ditandai dengan tidak merangsangnya sel darah putih pada suatu tanda atauu suatu signal yang diberikan. Hal ini kemudian menyebabkan produksi yang berlangsung dengan tidak terkendali dan tidak normal yang menyebabkan akan keluar dari tempat dimana sel darah putih di produksi (sumsum tulang) dan ditemukan dalam darah tepi pada mereka yang menderita penyakit leukemia.

Gejala kanker daah leukemia juga ditandai dengan peningkatan produksi pada jumlah sel darah putih yang tidak normal dengan secara berlebihan yang memicu terjadinya resiko gangguan pada fungs normal sel-sel yang lain. Biasanya mereka yang menderita penyakit kanker darah akan menunjukkan suatu gejala seperti mudah terserang penyakit, mengalami infeki, mengalami penyakit anemia dan juga mengalami pendarahan.

Penanganan untuk mengatasi gejala kanker darah leukemia bisa dilakukan dengan cara tunggal atau juga bisa dilakukan dengan cara gabungan. Beberapa metode untuk mengatasi masalah leukemia adalah kemoterapi intrathecal medications, terapi radiasi, tranplantasi bone marrow atau sumsum tulang, pemberian obat-obatan dalam bentuk tablet atau bentuk suntikan, atau juga dilakukan dengan transfuse sel darah merah.

Terapi  yang biasanya diterapkan untuk mengatasi masalah penyakit leukemia ini adalah gabungan antara kemoterapi dan juga pemberian obat yang tujuannya adalah untuk menghentikan produksi dari sel darah putih yang tidak normal dalam keadaan tubuh penderita leukemia dengan menggunakan monitor comprehensive.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Leukemia Pada Anak

Leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak, seperti apa gejalanya??

Secara umum kanker dibagi dua kelompok besar, yaitu kanker dalam bentuk cair dan padat. Kanker dalam bentuk cair adalah kanker darah atau dikenal dengan sebutan leukemia. Bentuk padat dapat terjadi pada semua organ di dalam tubuh manusia, seperti di otak, mata, hati, ginjal dan lain sebagainya.

PENYEBAB DAN GEJALA LEUKEMIA PADA ANAK

Leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak dijumpai poada anak-anak. “ Tempat Kejadian Perkara” dari leukemia ad di sumsum tulang. Sumsum tulang merupakan pabrik dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit). Untuk memudahka ini , kita ibaratakan sumsum tulang dengan suata kawasan industri Permasalahan mulai timbul saat “karyawan” di pabrik leukosit berdemonstrasi secara anarkis. Mereka melarang pabrik berproduksi. Akibatnya kadar leukosit di dalam darah menjadi rendah. Tidak puas di pabrik sendiri, mereka ke pbarik eritrosit dan trombosit, dan melarang kedua pabrik tersebut untuk berproduksi. Akibatnya, kadar eritrosit dan trombosit di dalam darah menjadi rendah. Tidak puas berdemonstrasidi kawasan industri, para “karyawan” tersebut keluar menyebar kemana-mana, seperti ke otak, gusi, kulit, tulang, hati , limpa dan testis.

Karena kadar eritrosit di dalam darah rendah, maka akan terlihat pucat. Selain itu, anak sering mengalami demam yang tidak diketahui penyebabnya akibat kadar leukosit di dalam darah rendah juga perdarahan, seperti perdarahan kulit, gusi atau mimisan akibat kadar trombosit di dalam darah rendah. Ketiga atau paling tidak dua dari tiga gejala ini dapat terlihat pada seorang anak yang dicurigai terkena leukemia. Selain itu gejala lainnya akibat penyebaran sel kanker ke organ-organ lainnya di dalam tubuh adalag kejang, pembengkakan gusi, nyeri tulang, perut terlihat membesar dan testis yang terlihat membesar dan keras.

Gambar : Mimisan pada anak dapat dijadikan salah bentuk dari gejala leukemia pada anak

Leukemia merupakan kanker di jaringan tubuh pembuat sel-sel darah , yakni sumsum tulang dan kelenjar getah bening. Kanker leukemia ini menyebabkan pembentukan sejumlah besar sel-sel darah (umumnya sel darah putih) yang tidak normal. Jumlah sel darah abnormal ini jauh melampaui produksi sel-sel darah putih yang sehat, sel darah merah dan keping darah sehingga jumlah ketiga sel darah terakhir menurun dan terdesak dari sumsum tulang.

Berkurangnya sel darah putih yang normal menyebabkan kemampuan tubuh melawan penyakit pun menurun sehingga anak menjadi demam. Berkurangnya sel darah merah menyebabkan sel-sel tubuh kurang cukup menerima oksigen dan makanan sehingga anak menjadi pucat dan lemas. Sedangkan berkurangnya keping darah (platelet) membuat proses pembekuan darah menjadi kurang efektif sehingga darah sulit berhenti.

Gejala awal yang sering muncul pada anak yang kena leukemia adalah pucat yang tidak hilang-hilang serta lemas. Ini akibat terdesak dan menurunnya jumlah sel darah merah (ditandi turunnya hemoglobin). Karena darah putih juga terdesak, penderita leukemia jadi mudah mengalami infeksi sehingga sering demam. Gejala ini mirip dengan penyakit infeksi pada umumnya. Namun apabila dilakukan pemeriksaan hempglobin, hemoglobin anak sangat rendah.

Sementara itu, kadar sel darah putih meningkat menjadi 40.000. Padahal normalnya jumlah sel darah putih anak mencapai 15.000. itu pun pada kondisi saat mereka terkena infeksi. Jumlah trombosit yakni keping darah atau platelet yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari perdarahan serta menjaga integritas pembuluh darah juga menurun sehingga mudah terjadi perdarahan.

Gejala leukemia anak lainnya yang khas dan mudah diketahui adalah anak mengalami nyeri-nyeri pada tulang seperti pada orang yang kena influenza. Sebabnya, sel-sel darah yang kena leukemia itu masuk ke dalam perios-selaput antara tulang dan otot sehingga anak merasa ngilu-ngilu.

SEGERA KE DOKTER

Jika kita sebagai orangtua melihat hal-hal tersebut diatas, segera bawa anak kita ke dokter. Semakin dini dan cepat seorang anak yang terkena kanker ditangani, semakin besar kemungkinan untuk dapat disembuhkan. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mewaspadai gejala kanker pada anak, khususnya leukemia.

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Leukemia Anak dan Pengobatannya

Anemia yang timbul pada leukemia bukan hanya akibat depresi sumsum tulang, melainkan juga perdarahan. Jika leukemia sudah parah, perdarahan akan mudah sekali terjadi karena trombosit yang berfungsi dalam sistem pembekuan darah jumalhnya berkurang. Perdarahan ini jika dibiarkan terus-menerus akan menimbulkan anemia.

Jika terdapat gejala awal leukemia yang disebutkan seperti demam hilang timbul tanpa sebab yang jelas, perdarahan, pucat, letih, lemas dan lesu, maka orangtua harus segera membawa anknya ke dokter. Hal ini dimaksudkan agar penyakit keganasan darah seperti leukemia cepat terdeteksi sejak awal. Setelah melakukan anamensis yang teliti, selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah terdapat kelainan darah yang mengacu pada penyakit leukemia.

Pada leukemia, hasil pemeriksaan darah yang patut dicurigai adalah nilai leukosit yang sangat tinggi. Namun, nilai leukosit yang tinggi harus dipikirkan pula adanya leukomoid reacton (LR). Leukomoid reation adalah reaksi tubuh akibat infeksi yang mengakibatkan produksi leukosit yang sangat banyak. Pada pemeriksaan darah jumlahnya sangat mirip dengan leukemia yakni bisa mencapai puluhan ribu. Namun pada LR, leukosit tersebut adalah normal. Berbeda dengan leukemia, meski jumlah leukosit tersebut tidak normal dan akibatnya fungsinya pun tidak baik.

Leukosit reaction (LR) biasanya terjadi pada keadaan sepsis atau pada infeksi yang sangat berat. Tubuh akan berusaha melawan infeksi tersebut dengan memproduksi leukosit yang sangat banyak. Bahkan jumlah leukosit bisa mencapai 100.000/ul.

Untuk membedakan leukemia dan leukemia reaction, selain dari gejala, bisa juga diperiksa sel darah tepinya. Pada leukemia, sel darah tepi menunjukkan sel-sel yang masih muda sehingga fungsinya belum sempurna. Sementara pada leukosit reaction, pemeriksaan sel darah tepinya normal. Pada hitung jenis pun didapatkan tipe limfositer pada leukemia dan segmenter pada leukosit reaction. Limfositer artinya leukosit cenderung didominasi oleh sel-sel limfosit. Sedangkan segmenter lebih didominasi oleh basofil, eosinofil dan netrofil.

Pengambilan sampel darah, anak di atas 3 tahun diambil dari kista iliaka anterior yakni di tulang panggul. Sedangkan di bawah 3 tahun diambil dari tibia anterior yakni di tulang kaki.

Gambar : sel darah normalGambar : Leukemia limfosit akut

Komplikasi pada anemia kelainan darah terutama pada penyakit leukemia

Jika tidak ditangani dengan baik, anemia akan berlanjut menjadi parah dan keadaan anak semakin memburuk. Hal yang paling membahayakan adalah terjadin dekompensasio kordis (dekom jantung). Pada keadaan ini, jantung tidak bisa memompa darah sebagaimana mestinya. Mengapa hal ini terjadi? Pada anemia, hemoglobin yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh, jumlahnya jauh berkurang. Akibatnya, tubh pun akan kekurangan oksigen. Keadaan ini akan memberikan sinyal ke jantung agar memompa darha lebih cepat dan lebih banyak. Jantung pun akan berusaha memompa darah lebih cepat dengan kapasitas yang lebih besar. Jika keadaan ini berlangsung lama. Maka janutng akan lelah. Jantung yang lelah dan tidak bisa memenuhi kebutuhan oksigen atua darah di tubuh ini disebut sebagai dekom jantung.

Penanganan leukemia dan transfusi darah

Untuk menangani anemia tentunya penyakit dasarnya harus ditangani terlebih dahulu. Modalitas terapi yang digunakan pada penyakit keganasan ada 3 yaitu : kemoterapi, radiasi dan operasi. Pada leukemia, modlitas yang digunakan adalah kemoterapi. Sedangkan pada retinoblastoma, baik kemoterapi, radiasi dan operasi semuanya digunakan.

Yang tidak kalah penting adalah terapi suportif yang meliputi obat-obatan, perawatan, serta gizi yang baik. pemberian gizi yang baik akan sangat membantu proses penyembuhan karena pasien-pasien keganasan memiliki daya tubuh yang rendah (imunokompomais).

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Leukemia

Anak yang selamat dari leukemia mengalami peningkatan risiko untuk terjadi keganasan baru di masa selanjutnya dibandingkan dengan anak-anak yang tidak sakit leukemia, lebih cenderung berhubungan dengan sifat agresif regimen kemoterapeutik (atau radiologi).

Regimen terapi, termasuk transplantasi sumsum tulang dihubungkan dengan depresi sumsum tulang temporer dan peningkatan risiko perkembangan infeksi berat yang dapat menyebabkan kematian.

Bahkan pada terapi dan remisi yang berhasil, sel-sel leukemik masih tetap ada, meninggalkan gejala sisa penyakit. Implikasi untuk prognosis dan pengobatan masih belum jelas.

Pengobatan yang dapat dilakukan dan tata pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

1. Kemoterapi dengan banyak obat

2. Antibitoik untuk mencegah infeksi

3. Transfusi sel darah merah dan trombosit untuk mengatasi anemia dan mencegah perdarahan.

4. Pencangkokan sumsum tulang dapat berhasil mengobati penyakit. Produk darah dan antibiotik speektrum luas diberikan selama prosedur transplantasi sumsum tulang untuk melawan dan mencegah infeksi.

5. Imunoterapi, termasuk dengan interferon dan sitokin lain, digunakan untuk memperbaiki hasil.

6. Terapi untuk leukemia kronis mungkin lebih konservatif

7. Terapi yang dijelaskan diatas dapat menimbulkan gejala yaitu peningkatan depresi sumsum tulang lebih lanjut, mual dan muntah. Mual dan muntah dapat dikendalikan atau diturunkan dengan intervensi farmakologik dan perilaku.

8. Antosianin (zat kimia yang diketahui bersifat antioksidan dan melindungi hati) yang diisolasi dari tanaman Hibiscus sabdariffa tengah diteliti sebagai agens kemopreventif dengan cara menyebabkan apoptosis (mematikan ) sel kanker pada sel leukemia promielositik manusia.

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Leukemia

Leukemia pada orang dewasa umumnya limfositik kronis atau mieloblastik akut. Angka kelangsungan hidup jangka panjang untuk leukemia bergantung pada jenis sel yang terlibat, tetapi berrkisar sampai lebih dari 75 % untuk leukemia limfositik akut pada masa kanak-kanak, merupakan angka statistik yang luar biasa karena penyakit ini hampir bersifat fatal.

Leukemia yang tidak hanya menyerang anak-anak dan orang dewasa saja, namun risiko leukemia menyerang pada seseorang yang lanjut usia pun dapat terjadi. Lebih dari separuh penderitanya adalah leukemia mielositik akut (AML) yang berusia 60 tahun atau lebih. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya persediaan sumsum tulang keadaan umum yang lebih buruk (ko-morbiditas dari jantung dan paru) dan berkurangnya fungsi hati dan ginjal, kemoterapi ingtensif sering tidak mungkin dilakukan. Hanya 59 % mencapai remisi lengkap, sehingga hanya 25-20 % yang mengalami periode bebas leukemia selama 2-3 tahun.

Jika leukemia yang dialami oleh para usia lanjut jenis leukemia mielositik akut. Lain halnya dengan leukemia yang dialami oeh anak-anak, pada anak-anak jenis leukemia yang memiliki risiko tinggi adalah leukemia limfositik akut (ALL). Namun jenis leukemia ini jika di derita oleh anak-anak diantara sekitar 100 anak penderita ALL, sekitar 70 % tersembuhkan. Pada keadaan ini ada satu penyakit yang mencolok yaitu gangguan keterampilan tangan yang terlihat berupa tulisan tangan kurang rapi dan kekurang terampilan lainnya (tangan canggung, gerak motorik kurang halus). Hal itu terjadi, karena kelainan saraf akibat salah satu sitostatikum. Hanya pada sebagian penderita kelainan ini dipulihkan. Belum diketahui mengapa ada orang yang mengalami gejala ini, sementara orang lain tidak.

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Leukemia

Di dalam sumsum tulang sel darah terus-menerus diproduksi sesuai kebutuhan, dari sel induk yang ada di sana. Sel  darah itu adalah sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) yang beraneka jenis dan keping darah (trombosit). Sel darah merah bertugas sebagai pengangkut zat asam untuk pertukaran zat dari paru ke semua sel didalam tubuh dan membawa asam arang, yaitu zat ampas ke paru untuk disingkirkan melalui jalan napas. Leukosit sibuk berhadapan dengan pembangkit penyakit dan kerusakan, sedangkan keping darah mempunyai peranan penting di dalam pembekuan darah.

Pada leukemia akut, tumor ganas sel darah putih berkembang begitu cepatnya sehingga tanpa terapi penderita akan meninggal dalam waktu singkat. Pada orang dewasa, sumsum tulang yang aktif hemopoetis (membentuk darah) adalah tulang pendek ruas tulang punggung, panggul, tengkorak, iga dan tulang dada. Akibat pertamanya adalah produksi dari sel-sel lain menjadi terdesak, sehingga terjadi kekurangan sel darah merah, jenis sel darah putih lainnya dan trombosit. Efeknya tentu dapat diramalkan yaitu kurang darah karena kekurangan sel darah merah, infeksi karena hilangnya kekebalan dikarenakan berkurangnya sel darah putih yang sehat dan perdarahan karena pembekuan darah, terganggu akibat kekurangan sel trombosit.

Leukemia merupakan neoplasma ganas sel darah putih (leukosit) yang ditandai dengan bertambah banyaknya sel darah putih abnormal dalam aliran darah. Terjadinya produksi sel-sel darah putih yang masih muda dengan cepat, berlebihan dan tidak berfungsi. Sel-sel tersebut berinfilitrasi secara progresif ke dalam jaringan tubuh, terutama pada sumsum tulang. Hal tersebut mengakibatkan sumsum tulang rusuk dan kehilangan fungsinya untuk membuat sel darah merah (eritrosit) normal, sel darah putih normal, dan platelets. Sebagai akibat dari kegagalan membuat sel darah merah maka dapat mengakibatkan anemia. Kurangnya sel darah putih yang normal dapat mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh terhadap infeksi dan gagalnya produksi platelets dapat mengakibatkan pendarahan yang gawat.

Posted in Gejala Leukemia | Tagged , , , , , , | Leave a comment